Rumah Ayah Raja Narasaon Terbakar

“Hari ini kita kehilangan satu jejak sejarah, Ruma Parsaktian Datu Pejel ayah dari Raja Narasaon yang menjadi cikal bakal marga Manurung, Sitorus, Sirait dan Butarbutar ludes terbakar. Semoga ini jadi pengingat buat kita untuk lebih menjaga warisan Leluhur.”
Beberapa waktu lalu di postingan Tulang Panto Sitorus, saya melihat bahwa Sawan (Mangkok Putih) juga pinggan puti hapeahanni Parsantabian di Makam Ompung Datu Pejel dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sore tadi, Rabu, 24 Desember 2025, sekitar pukul 15:30 wib terlihat bahwa Ruma Parsaktian/Partonggoan Ompung Datu Pejel sedang terbakar hebat, api besar melahap bagian atap dan rangka rumah sampai menjulang tinggi.
Asap tebal juga tampak membubung, dan struktur bangunannya pun perlahan runtuh menjadi abu dan rata dengan tanah.
Ruma Parsaktian itu dulunya didirikan oleh Ompung Datu Pejel sendiri sebagai tempat Martonggo (berdoa), walaupun Ruma Parsaktian itu sudah berkali-kali mengalami renovasi dan penggantian material akan tetapi tetap mempertahankan posisi, ukuran, bentuk dan arsitekturnya.
Bentuknya sangat unik, memiliki empat anjung anjung mengarah ke empat besar mata angin, dengan satu anjungan ditengah yang menjulang ke atas.
Kini Api telah menghabiskannya, namun saya yakin kejadian ini tak akan pernah memadamkan jejak sejarah, doa, dan nilai yang diwariskan oleh Ompung kita. Dari tempat inilah doa-doa pernah dipanjatkan, harapan pernah disemai, dan identitas pomparan Nairasaon diteguhkan lintas generasi.
Untuk penyebab dan kronologi peristiwa ini, masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Semoga kebenaran segera terungkap.
Horas 🙏🙏🙏
